IAMAUTOMODIFIED.COM | JAKARTA – Produsen pengolahan material wrapping sticker otomotif di Indonesia yang dikenal dengan brand Goodfix, mulai dikenal di kalangan pecinta modifikasi mobil lewat berbagai bahan serta warna baik untuk kelas reguler maupun premium.

Goodfix merupakan salah satu stiker buatan lokal yang banyak diminati oleh pecinta modifikasi stiker dan diklaim memiliki daya tahan rekat yang luar biasa.

Produk buatan lokal asal Lampung ini dipercaya memiliki kualitas yang mumpuni dengan quality control yang sangat baik apabila dibandingkan dengan sederetan sticker dari brand lain, serta harga yang bersahabat dengan para aplikator, bisa dikatakan, ‘murah tapi tidak murahan’, yang tentunya Goodfix bisa menjadi pilihan utama.

Indra, Sales and Marketing Manager Goodfix Indonesia mengatakan, pabrikan di Lampung hanya melakukan proses coating lem dan penyatuan liner sehingga menjadi sebuah produk stiker, meskipun material masih di import dari beberapa negara.

“Karena kita hanya mengerjakan coating lem dan penyatuan liner, otomatis kualitas lem menjadi fokus utama kita. Jadi untuk kualitas lem boleh dikatakan kita yang terbaik saat ini, karena produksinya disesuaikan dengan iklim di Indonesia,” jelas Indra.

Lantas, bagaimana sang owner bisa mengetahui bahwa stiker yang tertempel pada mobil itu adalah stiker buatannya?. Menanggapi hal ini, Indra tertawa santai sembari berucap, keistimewaanya, Goodfix memiliki beberapa produk yang tentu berbeda dengan jenis lainnya.

“hahaha..ini sulit dijawab, namun ada beberapa produk stiker Goodfix memiliki khas yang berbeda dibandingkan stiker bermerek lain. Meskipun sebetulnya, memang tidak mudah membedakan kalau stiker sudah tertempel di kendaraan. Namun pada dasarnya, kita punya beberapa produk seperti jenis Glossy, yang ini terlihat lebih mengkilap dan lebih basah dibandingkan produk stiker lainnya,”kata Indra.

Tetapi untuk hasil produksi, sambungnya, namanya buatan manusia itu tidak ada yang sempurna. Goodfix akan terus berusaha untuk memperbaiki agar menjadi lebih baik untuk kedepannya dan tentunya Goodfix juga memerlukan berbagai masukan dari para aplikator.

“Bicara soal hasil produksi dengan kapasitas produksi di Lampung yang cukup besar, maka kami dapat memenuhi kebutuhan stiker untuk dalam dan luar negeri. Kalau di Bengkel New Pacman Sticker ini adalah aplikator. Dialah (Galih) yang sering bantu untuk review produk kita. Jika terdapat keluhan serta masalah, dialah yang bantu sampaikan kepada kita,” ungkap Indra.

Meski demikian, lanjut Indra, New Pacman Sticker tidak menjual produk stiker Goodfix secara langsung. Bengkel ini hanya menjual jasa pemasangan stiker pada setiap kendaraan klien mereka. Adapun untuk sesama aplikator saling membantu untuk material stiker yang mereka gunakan. Sementara untuk agen atau distributor, mereka memang khusus menjual stiker dan tidak menjual jasa pemasangan stiker.

Sementara ini, agen atau distributor besar di Indonesia yang memasarkan stiker Goodfix itu ada sekitar 12 agen besar yang tersebar di beberapa kota seluruh Indonesia. Bahkan, katanya, adapula beberapa pengusaha menengah ke bawah yang khusus menjual Goodfix juga sudah banyak dan tersebar di seluruh Indonesia.

“Adapun untuk distribusi, kami serahkan kepada agen-agen besar di seluruh Indonesia seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Medan, Palembang, Pekanbaru, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan, Sulawesi dan beberapa daerah lainnya yang didistribusikan dari agen- agen kita yang ada di pulau Jawa, sedangkan untuk eksport, saat ini kami serahkan kepada agen yang berada di Singapura untuk mendistribusikan ke negara-negara lainnya,” papar dia.

“Kami berharap di masa pandemi ini, teman-teman aplikator bisa tetap semangat dan memberikan yang terbaik dalam berkarya, serta selalu mencintai produk dalam negeri, karena Goodfix asli karya anak bangsa,” tutup Indra.